Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.20 Vol.11/2008 / e-JEMMI No.20 Vol.11/2008

e-JEMMI No.20 Vol.11/2008


Mauritania Tahun 2008

Open Doors meminta agar orang-orang Kristen berdoa untuk saudara-saudari seiman mereka yang tinggal di Mauritania, Afrika Utara. Mauritania menempati posisi ke-24 dalam World Watch List 2008, yang merupakan daftar nama-nama negara yang melakukan penganiayaan terhadap orang Kristen. Sebelumnya, pada 2007, Mauritania berada di urutan ke-32. Kekristenan di sana sangat ditentang, baik secara sosial maupun budaya. Mayoritas populasi di sana beragama Islam Sunni. Open Doors meminta agar kita berdoa demi kesatuan pemercaya baru dan gereja di Mauritania. Doakan agar orang Kristen tetap kuat di dalam iman, walaupun ada pertentangan. (t\Novita)

Malaysia Tahun 2008

Meskipun "Allah" adalah kata untuk menyebut "Tuhan" dalam bahasa Melayu, akhir-akhir ini pemerintah menyatakan bahwa kata tersebut mengacu pada Tuhannya orang Kedar dan hanya bisa digunakan oleh orang Kedar.

Iranian Christian International (ICI)

Didirikan pada 1981, Iranian Christian International (ICI) telah melayani kira-kira delapan juta warga Iran dan Afganistan yang tinggal di luar wilayah negara mereka. Melalui situsnya ini, pengunjung diajak untuk melihat pelayanan mereka, di antaranya, ICI telah membawa banyak orang Iran dan Afganistan kepada Kristus serta menyuburkan pertumbuhan gereja di komunitas Iran dan Afganistan di luar negeri. Bekerja sama dengan banyak organisasi misi, gereja, dan pelayan Tuhan, ICI melayani orang-orang tersebut, antara lain dengan menerbitkan "Mojdeh" (Kabar Baik) -- majalah dua bahasa (Persia/Inggris) dan menerbitkan, mencetak ulang, dan menditribusikan buku-buku Kristen berbahasa Persia, bahasa Dari, dan Inggris untuk keperluan penginjilan, pemuridan, dan pelatihan. Selain itu, mereka juga menyediakan konseling dan memantau hak orang-orang Kristen yang ada di negara-negara Islam serta menyediakan dukungan hukum bagi mereka. Tertarik untuk berlangganan majalah mereka? Atau rindu untuk membantu pelayanan mereka? Segera saja kunjungi situsnya karena Anda bisa mendapatkan informasi-informasi tersebut melalui situs ini.

Absolutisme dan Relativisme

Relativisme budaya berbeda dengan relativisme etis, dan keduanya itu harus dibedakan dengan saksama. Relativisme etis berbicara tentang pengabaian prinsip dan tidak adanya rasa tangggung jawab dalam pengalaman hidup seseorang. Sebaliknya, relativisme budaya berbicara mengenai pegangan yang teguh pada prinsip, pengembangan prinsip tersebut, dan tanggung jawab penuh dalam kehidupan dan pengalaman seseorang.

Banyak Tantangan untuk Para Pekerja Lintas Budaya

Di Indonesia, banyak suku-suku terabaikan membutuhkan para pengerja Injil yang dapat memberkati mereka dengan Kabar Baik tentang Tuhan Yesus, Juru Selamat dunia. Sayangnya, tidak banyak orang yang bersedia mengabarkan Injil dan mendirikan jemaat lintas budaya. Mereka yang bersedia pun menghadapi bermacam-macam tantangan. Boleh dikatakan, mereka yang melayani suku-suku terabaikan umumnya kurang disokong oleh gereja-gereja atau organisasi Kristen yang mengutus mereka. Mereka membutuhkan dukungan doa, dana, dan persekutuan yang menguatkan jiwa, perasaan, dan kerohanian mereka.

Indonesia Tahun 2008

PERSIAPAN NATAL 2008

Tanggal 25 Desember 2008 sudah di ambang pintu. Seluruh umat Kristen dan gereja Tuhan di seluruh dunia pasti sudah dan sedang akan memperingati hari kelahiran Sang Juru Selamat. Mari kita pakai kesempatan perayaan Natal ini untuk merenungkan makna Natal bagi iman kita. Kedatangan Kristus ke dunia sungguh merupakan peristiwa terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Karena jika Ia tidak datang ke dunia, maka sia-sialah hidup kita di dunia ini. Jika Ia tidak datang, maka hancurlah semua harapan akan masa depan manusia. Jika Ia tidak datang, maka manusia tidak akan pernah mengalami kasih yang sejati yang pernah ada di dunia ini. Melalui Natal tahun ini, biarlah kita semakin mengerti akan arti dan tujuan mengapa Ia rela datang ke dalam dunia mengambil rupa seperti manusia.