Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.14 Vol.11/2008 / e-JEMMI No.14 Vol.11/2008

e-JEMMI No.14 Vol.11/2008


Srilanka Tahun 2008

Tanggal 6 Juli yang lalu, gereja Calvary yang berada di dekat Colombo dirusak oleh sekelompok orang yang dipimpin oleh para biarawan, dan mengakibatkan seorang pendeta dan lima pekerja gereja luka parah akibat pukulan pentung dan tongkat. Sebelumnya, 3 Juli, rumah seorang pendeta di Hambanthota (pesisir selatan) yang telah diancam selama berminggu-minggu, diserang oleh kelompok perusuh saat mereka sedang tidur; akan tetapi mereka berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api tanpa mengalami luka-luka. Pada bulan sebelumnya, seorang pendeta Metodis di Ampara (pesisir timur) diserang oleh polisi yang sedang tidak bertugas, dan sekarang ia masih dirawat di rumah sakit. Selain penganiayaan terhadap orang Kristen, perang saudara yang terus berkecamuk di Sri Lanka dan pengeboman bis serta penyerangan terhadap penduduk di seluruh wilayah tersebut, juga meningkat. (t/Setyo)

Peru Tahun 2008

Setelah pertunjukkan film Jesus di Peru beberapa tahun lalu, dua orang misionaris senior proyek film Yesus, Bruce dan Jan, mendekati sebuah truk yang nampaknya mogok. Tapi mereka ternyata telah dikepung oleh 45 teroris bersenjata berat yang melihat dan mengambil perlengkapan pelayanan mereka. Teroris itu berharap mereka mendapatkan film-film revolusioner. Bruce juga menyerahkan film Jesus, berdoa agar film itu juga ditonton oleh para teroris. Ketika pasangan misionaris itu kembali ke wilayah tersebut setahun kemudian, salah satu orang yang menyerang mereka, Jose, menemui Bruce dan meminta maaf atas penyerangan tersebut. Waktu itu, kelompok tersebut berencana untuk membunuh mereka, katanya, tetapi ada sesuatu yang menghentikan niat mereka. Setelah kembali ke kamp, tujuh ratus orang melihat film tersebut dan menyadari bahwa Yesus adalah sang "revolusioner sejati". Banyak teroris tergerak hatinya dan meletakkan senjata mereka, kemudian mengikut Tuhan. Kini, Jose menjadi pendeta dan pemimpin sekolah Alkitab yang cukup besar di Argentina yang mengirim misionaris ke seluruh dunia. (t/Novita)

Utusan Jangka Panjang

Utusan jangka panjang kita di Kamboja, Pak H, akan kembali ke ladang utusan pada tanggal 2 Mei 2005 bulan depan bersama dua orang utusan jangka pendek kita, yaitu Sdr. H dan R. Sementara itu, Ibu S kembali ke Kamboja langsung dari Australia setelah menyelesaikan kursus pengajar bahasa Inggris bersertifikat Internasional, sekaligus menengok anaknya, S, yang sedang belajar di sana.

Advocates International

Dengan mendasarkan misi dan metodenya pada perumpamaan orang Samaria yang baik hati, Advocates International bekerja sama secara profesional dan spiritual dengan pihak-pihak yang berkecimpung dalam bidang hukum dan bidang terkait untuk membangun dan memampukan jaringan pakar-pakar hukum dunia untuk berperan aktif menciptakan kebebasan beragama, HAM, penyelesaian konflik, rekonsiliasi, dan etika profesional. Organisasi yang berdiri pada tahun 1991 ini, selain telah banyak membantu orang-orang percaya yang teraniaya melalui hukum, juga telah membantu masyarakat lemah dalam bentuk bantuan medis. Bantuan yang pernah diberikan organisasi ini adalah memulangkan dua orang Filipina Kristen yang terancam dipenggal kepalanya setelah disinyalir mengadakan kelas pelajaran Alkitab di Arab Saudi. Advocates International juga menjadi perantara yang menyuarakan suara hati orang-orang percaya teraniaya kepada PBB. Kunjungi situsnya untuk mengetahui apa yang sudah dan sedang dilakukan organisasi ini serta melihat bagaimana Anda bisa membantu mereka dalam memerjuangkan kebebasan beragama dan HAM.

Compassion International

Diringkas oleh: Dian Pradana

Mensponsori anak-anak yang membutuhkan berarti mematahkan lingkaran kemiskinan.

Indonesia Tahun 2008

PERSIAPAN NATAL 2008

Tanggal 25 Desember 2008 sudah di ambang pintu. Seluruh umat Kristen dan gereja Tuhan di seluruh dunia pasti sudah dan sedang akan memperingati hari kelahiran Sang Juru Selamat. Mari kita pakai kesempatan perayaan Natal ini untuk merenungkan makna Natal bagi iman kita. Kedatangan Kristus ke dunia sungguh merupakan peristiwa terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Karena jika Ia tidak datang ke dunia, maka sia-sialah hidup kita di dunia ini. Jika Ia tidak datang, maka hancurlah semua harapan akan masa depan manusia. Jika Ia tidak datang, maka manusia tidak akan pernah mengalami kasih yang sejati yang pernah ada di dunia ini. Melalui Natal tahun ini, biarlah kita semakin mengerti akan arti dan tujuan mengapa Ia rela datang ke dalam dunia mengambil rupa seperti manusia.

Amerika Serikat Tahun 2008

Pada tanggal 25 Mei lalu, ribuan siswa SMU dan mahasiswa dari seluruh Amerika Serikat berkumpul di tengah-tengah negara dari pagi sampai sore untuk mengikuti PARADISE, sebuah kebaktian penyembahan khusus tanpa menampilkan kelompok musik, pembicara, atau produk terkenal apapun. Di lapangan terpencil seluas 240 hektar di La Cygne, pinggiran kota sepi, empat puluh mil sebelah barat daya Kansas City, Kansas, para siswa menghabiskan waktu sehari penuh untuk memfokuskan diri menyembah Yesus Kristus dalam pujian, doa, pembacaan Alkitab, dan persekutuan dengan saudara seiman yang lain. Tidak ada kaos, CD, atau makanan yang dijual atau dipromosikan selama kegiatan itu berlangsung. Panitia menjelaskan, "PARADISE bukanlah tentang popularitas, uang, atau maksud-maksud tertentu. PARADISE digelar untuk membawa generasi ini bersama-sama mengalami Tuhan, mengagumi kuasa-Nya, dan membangkitkan bangsa ini untuk kembali kepada-Nya." (t/Setyo)