Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMi No.07 Vol.13/2010 / e-JEMMi No.07 Vol.13/2010

e-JEMMi No.07 Vol.13/2010


Indonesia Tahun 2010

Tahun Baru 2011

Tuhan telah memberikan begitu banyak kesempatan dalam kehidupan kita. Dan rahmat kasih-Nya semakin bertambah dari hari lepas hari. Sudah semestinya kita bersyukur kepada Tuhan, apabila kesempatan itu boleh kita nikmati dan terima sampai saat ini. Kini kita tiba di penghujung tahun 2010. Beberapa hari lagi kita akan menikmati tahun yang baru. Mari kita menata hidup yang lebih baik lagi menyambut hari yang akan datang, supaya kita lebih maksimal dalam melayani Tuhan. Dan yakini bahwa di tahun baru nanti membawa kita untuk lebih menyaksikan dan menerima keajaiban-keajaiban tangan Tuhan yang lebih luar biasa.

Allah Menghendaki Semua Suku Bangsa Menyembah-Nya

Allah menghendaki semua suku bangsa di dunia menyembah-Nya. Itulah sebabnya, Dia begitu peduli kepada seluruh umat manusia melalui Abraham dan keturunannya. Mereka diberkati oleh-Nya untuk dijadikan saluran berkat bagi semua suku bangsa di dunia ini.

Tuhan Yesus Kristus menyimpulkan rencana ini dalam Matius 24:14, "Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."

Berkat Allah Bagi Semua Bangsa Sesuai Tuntutan Karakter-Nya

Beberapa tahun yang lalu, saya membawa tim praktik ke sebuah desa di daerah perang -- negara Angola. Kami disambut hangat oleh 20 orang penduduk, yang rata-rata bertubuh kurus, kami pun segera sadar bahwa mereka sedang dalam keadaan berputus asa. Mereka telah kembali ke desa 6 bulan lalu, sebelum terjadi peristiwa kebakaran. Panen jagung mereka gagal dan mereka semua tidak memiliki makanan sekarang. Salah seorang ibu menyusui bayinya namun ia terlau lemah untuk berjalan, bahkan terkena anemia. Yang lain mendatangi kami sambil membawa bayinya, dan saya begitu terkejut serta prihatin melihat kondisi bayi kecil itu. Ia kurus, pucat, kekurangan gizi, dan sangat kelaparan, hingga mengalami dehidrasi. Tidak satu pun dapat dilakukan ibunya dan dari wajah sang ibu terpancar keputusasaan. Tampak jelas bahwa saya terlambat menyelamatkan bayi itu. Kondisinya sangat parah dan ia sudah tidak mampu menangis lagi.

Mission To Unreached Peoples (MUP)

China Tahun 2010

Walaupun telah terjadi penangkapan 6 orang Kristen yang bekerja di World Server Ministries di China bulan lalu, pelayanan terus berlangsung untuk memperluas jangkauan penginjilan. Wakil ketua untuk gerakan ini, KL, mengatakan bahwa mereka memperbanyak pelayanan perintisan gereja di wilayah perkotaan. Mereka berfokus pada Beijing, Shanghai, dan Chengdu. "Saat ini kami mencari koordinator-koordinator kota. Kami memiliki seseorang yang ditempatkan di Shanghai. Koordinator-koordinator kota akan bekerja sesuai dengan pergerakan yang kami kerjakan; mengatur beberapa strategi untuk perintisan gereja. Tujuan kami adalah memiliki 10 pasangan yang melayani untuk merintis gereja-gereja di perkotaan." Mereka tidak hanya fokus kepada penghuni baru tetapi juga kepada para pegawai lokal. "Kami berharap dapat merintis gereja dengan para pemimpin masa depan, jadi kami bekerja keras untuk mendirikan program penginjilan kampus yang akan membantu kami merintis gereja bersama dengan para profesional muda di kota." (t/Uly)

Sumber: Mission News, April 2010

[Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14101]

Pokok doa:

  • Bersyukur atas untuk keteguhan iman umat percaya di China, yang meskipun sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan, namun tetap setia mengikut Yesus dan membagikan Kabar Baik kepada penduduk di sana.

  • Berdoa untuk gereja-gereja yang baru dirintis di China, agar dapat menjadi gereja yang memiliki pemimpin-pemimpin perintis pelayanan bagi generasi muda di China.

e-JEMMi 22/2010



"Kabar baik, gereja saat ini sudah berdiri di berbagai tempat di China. Namun, mereka tidak memunyai sekolah Alkitab dan seminari yang memadai untuk pelatihan pemimpin Kristen baru." Belum lama ini, China Partner kembali dari provinsi Jianxi. Mereka telah membantu memecahkan masalah ini. EB, kepala dari China Partner, mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan beberapa gereja dan membangun pusat pelatihan. Mereka mengundang pendeta yang masih awam untuk datang dan belajar tentang pelayanan. "Kami tidak mengajarkan banyak metode (contohnya, bagaimana mendewasakan gereja atau bagaimana melayani). Kami lebih banyak memfokuskan mereka pada latihan pembentukan kerohanian." Setelah menyiapkan para pendeta untuk memuridkan dan memimpin, mereka diperbolehkan kembali ke jemaatnya. "Setelah pendeta awam ini dilatih, mereka akan kembali ke kota dan desa masing-masing. Kemudian, mereka menginjili orang-orang yang Allah telah persiapkan bagi mereka." Berdoalah agar Allah terus membangun gereja-Nya di China. (t/Uly)

Mengapa Mereka Perlu Injil?

Shalom,

Haiti Tahun 2010

Pemandangan di Haiti selama 7 bulan terakhir ini masih morat-marit. Rumah-rumah sementara baru mulai didirikan. Akan tetapi, Child Care Worldwide (CCW) berfokus pada satu hal yang memberikan perubahan dramatis -- adanya atmosfer spiritual.

Sejak gempa, Mendelson Cesar, Direktur CCW, mengadakan pertemuan-pertemuan penginjilan secara rutin. Ada 62 orang yang telah menyerahkan hidup mereka untuk Kristus, yang menjadikan totalnya hampir mencapai 600 akhir bulan ini.