Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.02 Vol.11/2008 / e-JEMMI No.02 Vol.11/2008

e-JEMMI No.02 Vol.11/2008


Malawi Tahun 2008

Saat masyarakat mendapatkan kebebasan untuk berkembang, mereka akan mampu merancang lagi masa depannya. Desa Chamoto, yang bekerja sama dengan pelayanan Christian Reformed World Relief Committee (CRWRC) di Malawi, merupakan contoh yang sempurna dari konsep di atas. Program melek huruf berdampak pada adanya kebebasan. Phil Grabowski dari CRWRC berkata, "Di beberapa tempat di mana komunitas pekerja bekerja, Anda dapat melihat komunitas itu mulai membuat perencanaan sendiri. Komunitas itu mulai menulis proposal, bahkan kepada pemerintah dan organisasi lainnya."

Brazil Tahun 2008

Dua tahun yang lalu, diberitakan bahwa penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Kuhi di Brasil sedang dalam penyelesaian. Namun ternyata, tim penerjemah kekurangan dana dan terancam pulang kampung. Oleh karena itu, pelayanan WordWinds International masuk dan mendukung tim penerjemah. Saat ini, Jarrette Allen berkata bahwa mereka melihat kemajuan yang sangat menggembirakan. "Allah sudah memulainya melalui penerjemahan Sabda-Nya, menyatakan diri-Nya bagi orang-orang yang tidak memiliki pengertian sebelum Alkitab diterjemahkan ke dalam bahasa mereka. Melalui proses ini, mereka rutin mengikuti sekolah Alkitab yang diadakan setiap Minggu malam, dan kami melihat munculnya gereja pertama di antara orang-orang itu." Tim penerjemah berharap dapat menyelesaikan seluruh terjemahan pada tahun 2015. Allen mempersiapkan kebutuhan mereka. "Doakan supaya Tuhan terus menyatakan diri-Nya secara harfiah, supaya Tuhan terus memberi penyataan diri-Nya kepada orang-orang ini [masyarakat Kuhi] melalui firman dan karya-Nya."

Indonesia Tahun 2008

PERSIAPAN NATAL 2008

Tanggal 25 Desember 2008 sudah di ambang pintu. Seluruh umat Kristen dan gereja Tuhan di seluruh dunia pasti sudah dan sedang akan memperingati hari kelahiran Sang Juru Selamat. Mari kita pakai kesempatan perayaan Natal ini untuk merenungkan makna Natal bagi iman kita. Kedatangan Kristus ke dunia sungguh merupakan peristiwa terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Karena jika Ia tidak datang ke dunia, maka sia-sialah hidup kita di dunia ini. Jika Ia tidak datang, maka hancurlah semua harapan akan masa depan manusia. Jika Ia tidak datang, maka manusia tidak akan pernah mengalami kasih yang sejati yang pernah ada di dunia ini. Melalui Natal tahun ini, biarlah kita semakin mengerti akan arti dan tujuan mengapa Ia rela datang ke dalam dunia mengambil rupa seperti manusia.

Missional Apologetics

Meski Yesus Kristus tidak berubah dari dulu, sekarang, sampai selamanya, pertanyaan setiap orang senantiasa berubah dari generasi ke generasi. Meski Injil tidak berubah, kebudayaan terus berubah. Karena faktor-faktor tersebutlah, bidang apologetika perlu untuk terus menjawab apa yang ditanyakan orang-orang, dan situs Missional Apologetics mencoba untuk terus menjawabnya.

Orang Ateis

Orang ateis ialah orang yang menyangkal adanya Allah. Ia tidak percaya bahwa Allah itu ada. Ia tidak percaya bahwa alam semesta diciptakan oleh Allah. Orang komunis berpendirian ateis. Inilah pengajaran Iblis yang merajalela di seluruh dunia pada zaman akhir ini.

Apa itu Ateisme?

Ateisme merupakan pandangan bahwa tidak ada Allah. Ateisme bukanlah perkembangan baru. Mazmur 14:1 yang ditulis oleh Daud sekitar tahun 1000 SM menyebut tentang ateisme –- "Orang bebal berkata dalam hatinya: Tidak ada Allah." Statistik baru-baru ini menunjukkan meningkatnya angka orang-orang yang menjadi ateis, di mana angka orang-orang yang menyatakan diri sebagai penganut ateisme mencapai 10% dari orang-orang di dunia. Jadi, mengapa makin banyak orang yang menjadi penganut ateis? Apakah ateisme benar-benar adalah posisi yang logis sebagaimana yang diklaim oleh para penganutnya?