Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.02 Vol.05/2002 / e-JEMMI No.02 Vol.05/2002

e-JEMMI No.02 Vol.05/2002


Suku Kikim (Sumatera)

Suku Melayu Kikim adalah penduduk asli yang bermukim disekitar aliran sungai Kikim di Kabupaten Lahat dan tersebar di Kecamatan Kikim serta Kecamatan Kota Lahat. Orang Kikim menggunakan bahasa Kikim yaitu bahasa Melayu dengan dialek tersendiri yang disebut bahasa Basemah. Secara umum, mereka sering disamakan dengan orang Pasemah atau Basemah yang juga bertempat tinggal di sekitar kediaman mereka. Mata pencaharian mereka umumnya adalah bertani dan berladang. Tanaman pokoknya padi, palawija, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Sistem irigasi pertanian yang baik merupakan kebutuhan orang Kikim.

Indonesia Tahun 2002

Pelayanan Penginjilan

  1. Bersyukur atas setiap pelayanan penginjilan yang dilakukan sampai saat ini guna menjangkau orang-orang yang belum mengenal Yesus terutama di masa Natal saat ini. Ingat, Hari Natal merupakan suatu fakta istimewa -- Yesus Kristus Lahir -- (bahkan orang non-Kristen pun dapat menerima fakta ini) dan doakanlah kita bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk melakukan penginjilan!

Brigada-Orgs-Mission Mobilisers (BOMM)

BOMM adalah sebuah jaringan penggerak misi yang sangat mengagumkan yang menggunakan jalur media forum diskusi. Dalam forum ini, setiap orang Kristen yang tertarik untuk menggerakkan pelayanan penginjilan dapat saling bertanya jawab, memberi kesaksian, membagikan sumber-sumber misi, berita, hal-hal yang mereka butuhkan, dan juga alamat-alamat yang berkaitan dengan dunia misi.

Terry Law Ministries World Compassion (TLMWC)

Situs web Terry Law Ministries/World Compassion memiliki lebih dari 24 file audio baru yang direkam saat mengadakan perjalanan untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan. Melalui kaset ini, anda dapat mendengar kisah-kisah menarik yang mereka alami.

Pelayanan di Desa Z

Saya ingin memberikan satu kesaksian saat melakukan pelayanan di desa Z, di lereng kaki gunung X.

Letak desa Z boleh dibilang cukup terpencil. Jalan menuju desa tsb hanya satu, yaitu menyusuri lereng gunung, dimana sisi kanan adalah tebing yang curam, sementara sisi kiri adalah jurang yang dalam. Kendaraan yang digunakan adalah sebuah Jeep Badak, itu pun kalau musim hujan (saat kami berangkat ke sana) rodanya harus dililit dengan rantai supaya tidak selip. Jeep Badak ini pulalah yang menjadi angkutan umum dan barang bagi orang-orang di desa Z. Beberapa hari sekali, Jeep Badak ini membawa berbagai keperluan rumah tangga untuk dijual pada penghuni desa. Sebagian besar penduduk hidup dari bercocok tanam dan memelihara ayam di rumah.