Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMI No.49 Vol.07/2004 / Christian Aid Mission

Christian Aid Mission


Mungkin ada beberapa lembaga yang memakai nama Christian Aid, namun mereka tidaklah berkaitan satu sama lain. Christian Aid Mission merupakan lembaga pengutus yang pertama kali memelopori pentingnya seorang pribumi melayani kaumnya yang seetnik. Prinsip ini tetap dipertahankan Christian Aid Mission hingga sekarang. Lembaga yang didirikan sejak 1952 ini telah melayani delapan ratus lembaga pengutus lokal di 120 wilayah di dunia. Ada sekitar tiga ribu utusan lokal yang diperlengkapi dan dibantu oleh CAM. Lewat situs ini kita dapat melihat CAM lebih dekat dan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan mereka.

==> www.christianaid.org

e-JEMMi 06/2010



Christian Aid didirikan sejak tahun 1953 dengan tujuan untuk menjadi lembaga misionari pertama yang mendukung dan mempromosikan kelompok-kelompok misi ke suku-suku terabaikan. Lembaga ini menjadi katalis di balik reformasi zaman ini dalam metodologi misi luar negeri.

Christian Aid telah membantu lebih dari 700 pelayanan penginjilan di 122 ladang misi dari berbagai negara. Lembaga ini telah mengutus dan mempekerjakan total 90.000 misionaris yang melayani suku-suku bangsa yang belum pernah mendengar Injil. Selamat mengunjungi situs ini!

==> http://www.christianaid.org/   

e-JEMMi 11/2006



Organisasi Christian Aid didirikan pada tahun 1953 oleh Bob Finley. Organisasi ini merupakan salah satu organisasi misi Amerika yang mendukung para misionaris lokal, khususnya di negara-negara dimana Kristen Injili termasuk golongan minoritas. Saat ini, Christian Aid sudah mendukung 90.000 misionaris dan melatih 40.000 pekerja misi di ratusan Sekolah Alkitab. Christian Aids merintis berdirinya 52.000 gereja baru setiap tahunnya -- sekitar 1000 gereja setiap minggunya. Salah satu bentuk laporan dari pelayanan Christian Aid bisa Anda baca dalam kolom Doa bagi Misi Dunia dengan judul ´Sierra Leone´.

==> http://www.christianaid.org

e-JEMMi 49/2004