Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

You are hereBlogs

Blogs


Rencana Kedua Tuhan

“If plan A doesn’t work, the alphabet has 25 more letters.”

“Jika rencana A tidak bekerja, aksara masih punya 25 huruf lain.” Begitulah terjemahan ungkapan ini, yang kalimatnya aslinya lebih panjang lagi. Intinya, jika satu rencana gagal, tenang saja; masih banyak jalan lain. Ada rencana B, C, D, dan seterusnya.

Miliki Hati yang Memberi

Laut Mati (Dead Sea) adalah danau air asin yang terletak di Lembah Yordan. Danau ini menyandang julukan demikian karena tidak ada flora dan fauna besar yang sanggup hidup di dalamnya.

Mengapa demikian?

Disiplin Sejak Dini, Masa Depan Cemerlang untuk Anak

Salah satu kunci keberhasilan hidup adalah sikap disiplin. Kalau kita menuruti keinginan daging, seperti kemalasan atau kesombongan, disiplin bisa menjadi hal yang menyakitkan. Di sisi lain, kalau kita menuruti keinginan Tuhan, disiplin itu menyenangkan dan menjadi sesuatu yang konsisten kita kerjakan.

Persahabatan Sehat, Keselamatan Dekat

Persahabatan merupakan salah satu elemen penting yang perlu kita miliki dalam perjalanan iman. Sebagai makhluk sosial, kita membutuhkan orang lain agar dapat bekerja sama dan saling menolong. Dan, Persahabatan adalah sarana yang Tuhan berikan untuk menunjang pertumbuhan rohani kita.

Mengucap Syukur Di Tengah Hujan

Kata syukur begitu sering kita ucapkan, apalagi di dalam doa. Sebelum menuliskan artikel ini, saya mencari beberapa definisi kata “syukur”. Menurut KBBI, syukur adalah “rasa terima kasih kepada Allah.” Lain lagi di dalam Alkitab. Pada beberapa ayat, kata syukur diterjemahkan sebagai “praise” pada Alkitab terjemahan NIV dan CJB. Kata yang artinya memuji, memuliakan, mengagungkan.

Haruskah Seorang Kristen Melayani?

Saat membicarakan kehidupan kita sebagai Kristen, tak jarang kita mendengar pertanyaan-pertanyaan berikut: “Pelayanan di mana?” “Melayani di bidang apa?” “Berapa banyak jemaat yang Anda layani?” Seakan merupakan suatu hal yang pasti jika seorang Kristen melayani. Tanpa disadari, tak jarang seberapa banyak kita melayani dijadikan tolok ukur kadar kerohanian seseorang.

Berhenti Sesali Masa Lalu agar Tidak Menjadi Tiang Garam

Apakah saat ini Anda masih menyesali sebuah keputusan di masa lalu?

Saya pernah mengalaminya, gara-gara salah memilih jurusan studi. Memasuki semester dua, hari-hari perkuliahan terasa berat untuk dijalani, dan saya sempat berpikir untuk berhenti saja.

Karena putus asa dan galau, saya lalu berkonsultasi dengan pendeta saya. Saya mengaku menyesal atas keputusan yang telah diambil.

Bijak dengan Waktu: Jadikan Setiap Saatmu Berharga

Orang paling kaya dan orang paling miskin sama-sama memiliki 24 jam sehari. Begitu pula dengan waktu untuk orang sehat dan sakit, orang paling bahagia dan yang merasa paling susah.

Jadi, kenapa kita sering merasa waktu kita tidak cukup untuk melakukan ini-itu? Atau, sebaliknya, kita memboroskan waktu untuk melakukan hal-hal sepele atau yang tidak berfaedah bagi diri kita?

Ekspektasi Tuhan dan Ekspektasi Manusia

Jika saya bertanya, manakah yang lebih sulit, memenuhi ekspektasi Tuhan atau ekspektasi manusia? Apakah jawaban Anda? Dulu, saya merasa bahwa memenuhi ekspektasi Tuhan sangatlah sulit, bahkan mustahil. Namun, ada satu peristiwa yang mengubahkan pandangan saya.

Indah Pada Waktu nya

Anda pasti sudah pernah mendengar istilah “indah pada waktunya,” ‘kan? Begitu terkenalnya sehingga sejumlah lirik lagu, bahkan judul lagu, memakai istilah tersebut.