Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are heree-JEMMi No.42 Vol.12/2009 / Baluch di Pakistan

Baluch di Pakistan


Orang Baluch di Pakistan bagian selatan adalah bagian dari komunitas Baluch yang lebih besar, yang terdiri dari kira-kira 8 juta orang. Tanah air mereka terbentang di daerah selatan provinsi Baluchistan dan Sind. Kedua provinsi itu terletak di bagian tenggara Pakistan. Selain di Pakistan, Baluch juga bisa ditemukan di Iran, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Somalia, Sri Lanka, Uni Emirat Arab, dan juga negara-negara lain. Berbagai kelompok Baluch menuturkan bahasa yang berbeda-beda, yang masing- masing memiliki ciri-ciri yang berbeda pula. Bahasa-bahasa ini telah dibagi menjadi tiga kelompok: Baluchi Timur, Barat, dan Selatan.

Nama mereka, "Baluch", dilingkupi kontroversi. Beberapa orang mengatakan, "Baluch" berarti "nomad" (pengembara), sedangkan yang lainnya mengatakan bahwa kata itu adalah istilah Persia kuno yang berarti "kepala ayam jantan". Sejarah mereka juga misterius. Beberapa orang menelusuri nenek moyang mereka hingga ke Nimrod, anak laki-laki Kush (cucu laki-laki Nuh). Tetapi, meskipun beberapa hal masih belum pasti, kita tahu jelas bahwa mereka pertama kali pindah ke wilayah ini pada abad 12. Selama masa Moghul, daerah ini dikenal dengan nama "Baluchistan".

Seperti Apakah Kehidupan Mereka?

Menurut para ahli sejarah, daerah yang tinggi dan gersang ini dulunya adalah daerah yang padat penduduk, yang diairi oleh banyak sungai abadi. Kini, daerah ini menjadi daerah pegunungan berbatu yang tandus dan terpencil, dengan lembah-lembah sungai yang kering dan dataran yang hampir menyerupai padang gurun. Curah hujan rendah, tidak dapat diprediksi, dan bukit-bukit hanya memiliki sedikit pohon. Namun, ketika hujan turun atau salju meleleh, dasar sungai yang kering berubah menjadi aliran sungai yang deras dan pemandangan yang tandus dan coklat menjadi hijau kembali.

Orang Baluch biasanya menghidupi diri dengan kombinasi bertani dan menggembalakan ternak secara seminomaden. Mereka biasanya beternak biri-biri, sapi, atau kambing. Pertanian terbatas karena iklim yang keras; namun begitu, pertanian berperan besar dalam perekonomian. Hasil pertanian yang utama adalah gandum. Untuk membantu ekonomi keluarga, beberapa petani beternak ayam. Mereka juga tergantung pada buah-buahan dan sayur-sayuran liar. Salah satu tanaman liar, yaitu palem kerdil (dwarf palm), digunakan sebagai makanan tambahan. Daging palemnya dimakan dan daunnya digunakan untuk membuat tali, sepatu, tikar, dan tenda. Meskipun cara mereka bertahan hidup beraneka ragam, setiap kelompok masyarakat mencoba untuk beternak berbagai jenis binatang dan menanam berbagai tanaman pertanian. Bila ekonomi lokal tidak memberikan kesempatan kerja yang mencukupi, para pemuda sering kali pindah ke kota-kota untuk mencari pekerjaan.

Tempat tinggal mereka di desa adalah kelompok rumah dari tanah liat, yang letaknya tidak beraturan mengitari rumah pemimpin lokal. Mereka tinggal menetap di gunung dan bukit ini selama musim panas. Namun, pada musim dingin, mereka pindah ke daerah yang datar dan pesisir pantai, mencari rumput hijau untuk ternak mereka. Selama masa ini, mereka tinggal di tenda, dan berpindah-pindah tempat menurut kondisi cuaca. Tempat tinggal sementara lebih kecil, yang didiami kerabat-kerabat dekat.

Dalam keluarga, seluruh anggota keluarga bertanggung jawab memelihara ternak keluarga. Para wanita bekerja dalam kelompok, menggirik dan memisahkan hasil panen; sedangkan pria membajak dan menanam tanaman. Biasanya, tanah tidak menjadi hak milik pribadi, tetapi milik seluruh suku.

Apa Kepercayaan Mereka?

Orang Baluch adalah penganut Muslim Suni. Praktik keagamaan mereka masih bersifat pribadi, dan tidak ada konsep "agama negara". Semua bentuk otoritas sekuler dipisahkan dari otoritas rohani yang diduduki oleh pemimpin-pemimpin agama.

Apa Saja Kebutuhan-Kebutuhan Mereka?

Orang Baluch sudah terisolasi selama bertahun-tahun karena iklim Pakistan yang keras, sulitnya komunikasi di daerah pegunungan, dan karena reputasi mereka sebagai bandit. Karena pemerintahan Iran, Afganistan, dan Pakistan sama-sama bertanggung jawab atas kesejahteraan Baluchistan, mereka mulai membangun jalan dan mengembangkan program pertanian. Namun, sebagian besar orang Baluch masih tetap belum tersentuh oleh dampak pembangunan ini.

Sangat sedikit pekerjaan misi yang dilakukan di Baluch Selatan. Film Yesus sudah ada dalam bahasa mereka; namun, Alkitab masih belum diterjemahkan dalam bahasa mereka. Hanya ada sedikit orang percaya di antara mereka.

Karena tingkat buta huruf orang Baluch masih sangat tinggi, orang-orang Kristen memiliki kesempatan masuk Pakistan sebagai guru.

Pokok Doa:

  1. Minta pada Tuhan untuk memanggil orang-orang yang mau ke Pakistan dan memberitakan Kristus kepada orang-orang Baluch.

  2. Minta pada Tuhan untuk menguatkan, mendorong, dan melindungi para misionaris yang sedang mencoba menjangkau orang-orang Baluch bagi Kristus.

  3. Doakan supaya Tuhan menggerakkan para ahli bahasa yang berkualitas untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Makrani.

  4. Minta Roh Kudus untuk melembutkan hati orang-orang Baluch Selatan terhadap orang-orang Kristen sehingga mereka mau menerima Injil.

  5. Berdoa agar Tuhan membuka pintu hati para pemimpin pemerintahan Pakistan bagi Injil.

  6. Berdoa agar Tuhan menumbuhkan gereja lokal yang kuat di antara orang-orang Baluch Selatan. (t/Ratri)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Joshua Project
Penulis : Tidak dicantumkan
Alamat URL : http://www.joshuaproject.net/peopctry.php

e-JEMMi 42/2009