Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereAsia Tengah

Asia Tengah


Asia Tengah

Ada gerakan doa syafaat dari "Gerakan Ethnê ke Ethnê" buat suku-suku terabaikan di Asia Tengah pada bulan November 2009. Info: -- http://www.ethne.net

Di seluruh daerah ini makin sulit untuk pekerja luar negeri mendapat visa untuk tinggal dan bekerja di situ. Karena itu pelayanan menerjemahkan Alkitab dan pelayanan perintisan terganggu.

Azerbaijan

Azerbaijan (8,7 juta), Ibu kota Baku (2 juta). Agama Islam (sebagian besar Syiah) 80%, Kristen 0,1%. Doakanlah tantangan UU tentang agama. Semua gereja dan badan Kristani harus mendaftarkan diri kembali sebelum 1 Januari 2010. Dalam 20 tahun, ini merupakan pendaftaran kembali kali ketiga. Gereja dan badan agama takut mereka tidak boleh mendaftarkan diri, karena sudah sekarang ini sulit untuk mendaftar satu gereja. Pada tanggal 10 September seorang Kristen didenda karena ia mengundang beberapa teman dan tetangga untuk mempelajari Firman TUHAN di rumahnya.

Kirghizia

Kirghizia (5,4 juta), Ibu kota Bishkek (0,9 juta), agama Islam 78%, Ortodoks 5%, tanpa agama 13%, Kristen 1%, orang Kirghiz asli yang Kristen sudah menjadi 10.000 orang. Berdasarkan UU baru: Badan keagamaan harus memunyai paling sedikit dua ratus anggota jemaat dewasa, baru bisa didaftarkan. Kepada anak-anak tidak boleh diajari agama, orang asing tidak boleh berkhotbah, literatur tidak boleh dibagikan. Sekarang ini satu UU lain berhubungan dengan pendidikan teologia dipersiapkan. Semua sekolah teologia akan diawasi oleh pemerintah, kursus jarak jauh tidak boleh. Studi di luar negeri hanya boleh kalau ada izin dari pemerintah. Andaikata UU ini disahkan akan sulit untuk menyiapkan gembala untuk jemaat-jemaat. Meskipun ada banyak halangan dan hambatan orang Kristen meneruskan dengan penginjilan dan terus-menerus ada orang yang bertobat dan terima Yesus Kristus. Selama musim panas sudah diadakan kamp-kamp dengan ribuan peserta anak dan pemuda/i, meskipun ada keterbatasan karena UU agama yang baru. Meskipun demikian kamp-kamp berjalan dengan baik dan tanpa gangguan. Terima kasih atas semua dukungan doa. Orang Kristen sudah memajukan satu gugatan di pengadilan konstitusi untuk diperiksa, apakah UU ini sesuai UUD. Kehidupan dalam negara merosot, karena sering listrik mati, harga barang naik, lowongan kerja makin berkurang. Keluarga P. Hengkesa (YPPII), sedang cuti di Indonesia sekaligus mengunjungi para pendukung. Puji Tuhan, para pendukung doa begitu setia. Mereka akan kembali pada akhir Oktober ke ladang TUHAN. Ibu Pdt. HT (YPPII), doakan urusan izin tinggal untuk mendapat visa permanen ada berbagai kesulitan. Doakan mengurus lima anak asuh.

Uzbekistan

Uzbekistan (27,3 juta), Ibu kota Tashkent (2,2 juta), agama: Islam Sunni 88%, Ortodoks 8%, Kristen 0,3%, yang suku Uzbeki 10 ribu. Orang Kristen menghadapi berbagai masalah, misalnya literatur Kristen dirampas, Alkitab dan buku Kristen tidak boleh diimpor. Jemaat tidak dapat didaftarkan, karena ditolok oleh yang berwajib, dengan demikian semua kebaktian menjadi tindak pidana.

Tajikistan

Tajikistan (6,8 juta), Ibu kota Dushambe (0,6 juta). Agama Islam 89%, tanpa agama 9%, Ortodoks 1,2%. Kristen 0,03%. Situasi ekonomi susah betul, karena negara ini juga terkena krisis ekonomi. Tahun 2008 1,5 juta orang bekerja di luar negeri dan mereka mengirim uang ke rumahnya. Sekarang ini sebagian sudah pulang, karena mereka kehilangan pekerjaan. Karena ini penderitaan masyarakat meningkat. Tolong doakan musim dingin tahun yang lalu banyak orang kedinginan, karena kekurangan alat pemanas, listrik sering mati. Dikuatirkan, bahwa akan tahun ini lebih buruk lagi.

Kazakhstan

Kazakhstan (16 juta), Ibukota Astana (0,7 juta), kota Almaty (1,2 juta), Agama Ortodoks 39 %, Islam 56%, Kristen 2%. Di antara Protestan (70.000) ada 15.000 orang asli Kazakh. Orang Injili Kazakh mengingatkan masyarakat, bahwa mereka hanya kembali kepada akar mereka, karena daerah Kazakhstan dahulu pernah Kristen -- lebih dari 1.000 tahun mereka menjadi Kristen, baru dalam abad 14 mereka secara paksa memeluk agama setempat. Meskipun ada kebebasan agama, orang Injili dirugikan secara diam-diam, seorang Injili tidak diterima sebagai pegawai negeri, pendeta orang Injili tidak diakui oleh pemerintah sebagai pendeta. Semua literatur mereka disensor.

Turkimenistan

Turkimenistan (4,9 juta), Ibu kota Ashkhabad (0,4 juta), Agama: Islam 92%, Ortodoks 2%, non-agama 5%, Kristen 700 orang, mereka diharuskan memakai bahasa Rusia dalam kebaktian.