Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereAsia Selatan Tahun 2003

Asia Selatan Tahun 2003


Berdoa minta tanda .... apakah masih relevan saat ini? Seorang misionaris dari gereja Southern Baptist di Asia Selatan mengisahkan suatu kesaksian yang dialaminya bersama seorang rekan sekerjanya. Mereka berdua mengunjungi sebuah desa yang tertutup dan sangat menolak Injil. Mereka berdua sepakat berdoa: "Allah, tunjukkan kepada kami seseorang yang akan memberi kami tempat berteduh sehingga kami merasa yakin untuk tetap tinggal di desa ini." Keduanya lalu pergi ke sumur yang berada di tengah-tengah desa. Seorang pria yang tidak diketahui dari mana asalnya datang mendekati mereka dan bertanya, "Apakah Anda berdua sudah makan?" "Belum." jawab kami. "Kalau begitu, mari singgah ke rumahku," kata pria itu yang bernama Li. Allah telah menjawab doa kami dengan menyediakan Li bagi kami. Setelah memberi kami makan, Li mengenalkan kami kepada kepala desa -- seorang pria beraut wajah keras yang dapat dengan mudah memberikan perintah untuk membunuh orang asing. Li mengatakan kepada kepala desa yang saat itu sedang sakit keras, "Allah dua pendatang baru ini sangat kuat, mereka berdua bersedia mendoakan Anda." Kami mendoakan kepala desa itu dan kondisinya menjadi lebih baik. Melalui peristiwa itu, kepala desa mulai membuka hatinya untuk mengenal Kristus. Hal ini membuka pintu penginjilan di desa yang semula menentang Injil ini.

Sumber: FridayFax, October 24, 2003

  • Naikkan syukur karena dua orang yang taat ini sehingga bisa menjadi perintis jemaat di sebuah desa yang semula sangat tertutup/menolak Injil.
  • Doakan proses follow-up bagi para penduduk desa ini sehingga bisa lebih mantap lagi imannya kepada Yesus Kristus.

e-JEMMi 45/2003


Seorang percaya di Asia Selatan telah memberitakan Kabar Baik kepada seorang pemimpin masyarakat yang mengurusi 200 keluarga. Pemimpin ini beserta keluarganya akhirnya memutuskan untuk membuka hati mereka kepada Kristus. Saat orang percaya ini memuridkan pemimpin masyarakat itu dan keluarganya, pemimpin itu memutuskan bahwa dia akan membuat rencana-rencana untuk mengenalkan 200 keluarga yang ada dibawah pimpinannya kepada Kristus.

Sumber: Advance: Feb. 5, 2003

  • Naikkan syukur kepada Tuhan yang telah menuntun seorang percaya di Asia Selatan untuk menginjili seorang pemimpin masyarakat yang berpengaruh sehingga bisa membuka pintu untuk memberitakan Injil kepada masyarakat yang dipimpinnya.
  • Berdoa untuk proses follow-up dan pemuridan yang dilakukan guna menolong pertumbuhan iman mereka.

e-JEMMi 07/2003