Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereAfrika Selatan Tahun 2004

Afrika Selatan Tahun 2004


Akhirnya, kerinduan umat Kristen di Afrika Selatan untuk menjangkau
bangsa mereka telah tercapai, dimana ada sekitar 180.000 orang yang
mendengar berita mengenai Yesus Kristus. Dengan membawa sebuah
proyektor tua dan generator portable, Jan melakukan perjalanan di
wilayah Afrika Selatan dan memutar film YESUS. Sebelum memutar film
tersebut di suatu wilayah, Jan menghubungi para pendeta lokal di
wilayah tersebut dan meminta mereka untuk melakukan pelayanan
follow-up bagi setiap orang yang memberikan respon, setelah
menyaksikan penayangan film YESUS. Jan bahkan tidak segan untuk
mengeluarkan uang dari dompetnya sendiri untuk melakukan
pelayanannya tersebut.

Sumber: Mission Network News, October 14th, 2004

  • Bersyukur untuk 180.000 orang yang telah mendengar berita Injil.
    Doakan pelayanan follow-up yang mereka perlukan agar iman mereka
    kepada Yesus bisa semakin bertumbuh.
  • Berdoa untuk Jan dan para pekerja misi lainnya yang menyebarkan
    berita Injil di wilayah Afrika Selatan.

e-JEMMi 43/2004



"Dia adalah seorang wanita sederhana yang melakukan sesuatu yang
masuk akal dan realistik. Namun, justru dialah yang dipakai Yesus
untuk mendirikan sebuah gereja di perkampungan gelandangan yang
penduduknya berjumlah 450 orang.", seperti yang telah dilaporkan
oleh Danie Vermeulen, koordinator DAWN di Afrika Selatan. "Kerry
merupakan jemaat biasa dari gereja di Richards Bay, Afrika Selatan.
Dia menjadi tenaga sukarelawan untuk mengatur air dan makanan bagi
para wanita dengan bayi mereka yang sedang menunggu dokter di
Kwambonami. Suatu hari, ada banyak makanan yang tersisa dan dia
merasa bahwa Tuhan menghendaki ia supaya pergi ke daerah di Kamp
Slovo, untuk mencari apakah ada orang yang kelaparan di sana. Di
Slovo, dia menemukan ada 450 orang yang hidup di bawah garis
kemiskinan. Oleh kerena tersentuh dengan keadaan tersebut, maka dia
memutuskan untuk membawa makanan ke daerah tersebut setiap hari.
Pada hari yang ketiga, ada tiga orang yang mendekati dia. Ternyata
mereka adalah para pemimpin dari komunitas tersebut. "Kami ingin
berbicara dengan Anda. Mengapa Anda melakukan hal ini? Mengapa Anda
memberikan makanan kepada orang-orang ini?", tanya mereka. "Yesus
menghendaki agar saya melakukan hal ini.", jawab Kerry. "Jadi, di
perusahaan manakah Yesus bekerja?", tanya salah seorang dari mereka.
"Dia tidak bekerja untuk sebuah perusahaan." jawabnya. "Dia adalah
Tuhan." "Dapatkah kami bertemu Yesus, Tuhanmu itu? Jika dia mau
melihat 450 orang penghuni kampung gelandangan ini, maka Dia
pastilah Tuhan yang sebenarnya. Jika kami dapat bertemu Dia, maka
seluruh komunitas yang berada di sini akan melayani Dia.", kata
salah satu mereka. Kerry memberi tahu mereka bahwa dia akan
memperkenalkan Yesus pada hari Sabtu. Setelah itu, dia kembali ke
gerejanya. Dia meminta film mengenai Yesus dan 1000 bungkus makanan
untuk hari Sabtu, sehingga tiap orang akan cukup mendapat makanan
dan melihat bahwa pemeliharaan Tuhan tidak pernah berhenti, bahkan
dia memiliki lebih dari cukup untuk semua.

Pada hari Sabtu, setiap orang dapat makan sepuas mereka. Ini
merupakan makanan terbaik yang pernah mereka makan. Pada hari itu,
ada beberapa anak yang baru pertama kali makan daging selama hidup
mereka. Pada sore harinya, mereka menonton film mengenai Yesus.
Akhirnya, mereka menerima Yesus sebagai Juruselamat mereka. Sebuah
gereja didirikan di sana dan dikenal sebagai gereja Kamp Slovo --
melalui seorang wanita yang mau dipakai Yesus.", kata Vermeulen.

Sumber: Mission Network News, July 16, 2004

  • Doakan agar anak-anak Tuhan tergerak hatinya untuk melaksanakan
    tugas yang diberikan Yesus kepada meraka, yaitu membawa jiwa bagi
    Kristus.
  • Berdoa untuk gereja Kamp-Slovo agar bisa berkembang dan merasakan
    kasih Kristus yang luar biasa bagi hidup mereka.

e-JEMMi 31/2004



AFRIKA SELATAN


Di Afrika Selatan, jutaan orang sedang menderita kelaparan karena
mereka kekurangan makanan dan air. Perwakilan dari Trans World Radio
menggambarkan situasi itu sebagai berikut. "Kami menyaksikan situasi
dimana makanan mulai habis di banyak wilayah. Zimbabwe kemungkinan
wilayah yang terburuk saat ini, diikuti Swaziland dan Botswana dan
wilayah Northern Cape di Afrika Selatan. Jika hujan tidak segera
turun maka Afrika akan berada dalam situasi yang sulit. Perwakilan
ini juga mengatakan bahwa TWR merupakan organisasi vital karena
mereka mensharingkan informasi penting melalui siaran radio. Dengan
demikian, kami dapat menceritakan kepada orang banyak tentang hal-
hal yang benar terjadi. Siaran radio ini bisa digunakan untuk
meminta dukungan doa dari banyak orang di berbagai belahan dunia
agar terjadi perubahan di Afrika, sekaligus sebagai media untuk
mengirimkan informasi.


[Sumber: NEWSBRIEF--2003-12-23]



Pokok Doa:


  • Berdoa agar banyak orang yang bertelut untuk mendoakan Afrika
    Selatan sehingga bencana kelaparan yang dihadapi bisa segera
    diatasi.

  • Doakan supaya kesempatan ini bisa dipakai oleh organisasi Kristen
    yang saat ini aktif melayani di Afrika Selatan untuk mensharingkan
    tentang Kabar Baik kepada para penduduk.


e-JEMMi 03/2004