Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereAfrika

Afrika


Pada bulan Januari 2009, akan diadakan gerakan doa syafaat dari "Gerakan Ethnê ke Ethnê" untuk suku-suku terabaikan di Afrika Timur dan Selatan. Informasi selengkapnya hubungi atau .

Guinea Bissau

Guinea Bissau (1,6 juta), Ibu kota Bissau (0,4 juta), agama Islam 48%, Animis 42%, Katolik 7%, Kristen 2,5%. Perintis jemaat baru berfokus kepada suku-suku yang belum terjangkau. Pada tanggal 16 November 2008 sudah diselenggarakan pemilihan umum untuk 100 kursi di parlamen yang berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan. Banyak pemilih ikut dalam pemilihan ini. Bapak Pdt. Titus Dima (WEC), mendapat tambahan tugas, karena pendeta jemaat Ignore masih sakit. Di samping itu. Pdt. Titus Dima juga mengajar di Youth Center, untuk melatih anak-anak muda dalam satu mata pencaharian. Sejak bulan September 2008 ia dibantu seorang yang berasal dari Kanada yang sedang melaksanakan pelayanan misi selama setahun di negara ini. Ibu Ritha M (WEC), sudah tidak melayani dalam perintisan di desa-desa di antara suku Fula. Ia sudah pindah ke Bissau dan sedang belajar bahasa Fula. Bulan Desember 2008 ini, Ibu Ritha akan ke Indonesia untuk cuti. Ibu Salomi T (WEC), sedang mengunjungi keluarga di Timor dan Alor. Ia beristirahat untuk memulih kekuatan dan kesehatannya. Bulan April/Mei 2009 ia akan kembali ke Guinea Bissau. Doakan orang yang harus ia tinggalkan di tempat pelayanannya, agar TUHAN sendiri yang memelihara mereka.

Mali

Mali (14 juta), Ibu kota Bamako (1,2 juta), agama: Islam 80%, Animis 18%, Kristen 1,2%, bahasa: Bambara 40%, Perancis 10%, banyak bahasa lain. Di dalam negara ini ada banyak kesempatan yang untuk memberitakan Injil seluas-luasnya, tetapi tenaga perintis sangat terbatas.

Senegal

Senegal (13 juta), Ibukota Dakar (3 juta), agama Islam 95%, Katolik 4,5 %, Kristen 0,1%. Terdapat kebebasan beragama di negara, tetapi jarang sekali seorang bertobat dan terima Yesus sebagai Juru Selamat. Alkitab PB sudah selesai diterjemahkan ke dalam bahasa ibu mereka.

Ghana

Ghana (17,5 juta), agama Kristen 27,9%, Katolik 18,7%, Islam 16%, Animis 20%, bidat 17,4%. Seorang siswa di salah sekolah mendapat satu CD dengan cerita Injil dari Rekaman Injil. Ia mencerita hal ini kepada kawan-kawan dan mereka juga menulis surat untuk dikirimi materi tersebut. Dalam waktu singkat 5.000 CD sudah dikirim dan ada ratusan surat yang masuk. Isinya banyak diantara mereka yang rindu mendengar lebih banyak tentang Yesus. Puji TUHAN!

Nigeria

Nigeria (130 juta), Ibukota Abuja (0,4 juta), Agama: Islam 45%, Kristen 28%, Katolik 12%, bidat 11%. Suku Geji mendengar cerita Injil melalui kaset berulang kali. Saat ini ada delapan petobat baru dan mereka perlu dimuridkan.

Chad

Di Chad tidak pernah ada ketenangan, karena sering terjadi kekacauan politik. Cerita Alkitab diberitakan melalui program radio di berbagai kota. Tetapi di kota Abeche, kota dengan penduduk sebagian besar beragama Mayoritas, Berita Injil belum menjangkau mereka. Berdoalah, agar stasiun radio bersedia menyiarkan program cerita Alkitab di kota ini.

Somalia

Somalia (8,3 juta), Ibukota Mogadishu (1,2 juta), hampir semua beragama Islam. Konflik yang terjadi di Somalia semakin memburuk. Kelaparan dan penyakit semakin meningkat. Berdoalah agar orang Somalia yang sudah pindah ke negara lain dapat menemukan kasih Kristus, sehingga mereka dapat menolong keluarga mereka yang masih tinggal di Somalia. Kapal-kapal luar negeri dibajak. Orang Kristen (hanya ada sedikit) tidak memunyai hak. Jemaat-jemaat melaksakan ibadah secara sembunyi-sembunyi. Beberapa pemimpin gereja sudah masuk dalam daftar orang yang akan dibunuh, dan saat ini mereka harus hidup di tempat yang tersembunyi. Berdoalah bagi mereka! Di bagian Utara ada satu propinsi yang memunyai pemerintahan sendiri, Somaliland. Di sini keamanan dan ketertib dalam masyarakat jauh lebih baik. Perang saudara diantara kaum mayoritas telah menghancurkan negara ini, karena itu dalam masyarakat ada banyak orang kecewa dengan agama mereka.

Ethiopia

Ethiopia (74,3 juta), Ibukota Addis Adeba (3 juta), agama: Ortodoks 57%, Islam 31%, Kristen 20%, Animis 3%. Karena gagal panen (kurang hujan) dan pertempuran antara pemberontak dan pemerintah, sembilan juta orang terancam kelaparan. Orang Kristen sering dianggap sebagai penduduk warga kelas dua oleh pihak Ortodoks yang memiliki pengaruh besar di desa-desa.

Eritrea

Eritrea (4,5 juta), agama: Islam 51%, Ortodoks 40%, Katolik 4,6%, Kristen 1,5% (Injili 20.000 orang), Animis. Para pemimpin Gereja Ortodoks, Katolik, Luteran diganti dengan orang yang cocok dengan pemerintah. Jangan berhenti berseru buat negara ini, karena ada sekitar 2.000 tahanan Kristen yang menderita dan mereka perlu dikuatkan, karena keadaan di penjara di luar manusiawi. Baru-baru ini anggota salah satu gereja ditangkap dan seorang meninggal di penjara.

Afrika Selatan

Afrika Selatan (47 juta), kota besar: Pretoria (2 juta), Cape Town (2,9 juta). Bapak dan Ibu Pdt. N. Rajagukguk (WEC Indonesia) melayani di antara orang Melayu keturunan Indonesia, di Cape Town. Bapak Nim mempunyai banyak kesempatan berbicara dengan mahasiswa dari golongan fokus. Ibu Nur tetap mengunjungi RS bersama satu tim orang Kristen wanita. Mereka menghibur para penderita dan memberitakan Injil di antara pasien dan membesuk orang fokus di RS. Perlu tambahan tenaga!